Minggu, 02 Oktober 2016

Kumpulan Puisi Chairil Anwar Terbaik Dan Terpopuler

Kumpulan Puisi Chairil Anwar Terbaik  Dan Terpopuler-Puisi merupakan suatu karya indah berdasarkan perasaan hati tingkah laku manusia yang di tulis di dalam sebuah tulisan yang berisi makna-makna dari pembuat puisi tersebut.

Puisi menjadi indah ketika si pembaca puisi tersebut dapat membaca sesuai dengan makna dari isi puisi (menghayati).Puisi biasanya dapat kita temui di acara-acara tertentu atau di sekolah-sekolah biasanya.

Di indonesia memiliki salah satu penulis puisi ternama yaitu Chairil Anwar,siapa yang tidak tau dengan beliau,ia merupakan salah satu penulis puisi di indonesia yang karyanya telah dikenal dan di akui.

bapak chairul anwar

Kumpulan Puisi Chairil Anwar Terbaik  Dan Terpopuler Terbaik

Biografi singkat chairul anwar
Chairil Anwar lahir di medan,tepatnya di sumatera utara pada tanggal 26 juli 1922 kemudian beliau wafat di jakarta 28 april 1949 di umur 28 tahun.Beliau di juluki sebagai "Si binatang jalang" beliau mendpat julukan tersebut dari karyanya yang berjudul "Aku".

Chairil Anwar juga merupakan penyair terkemuka di indonesia.Beliau di perkirakan telah menulis sebanyak 96 karya termasuk 70 puisi kemudian ia di nobatkan sebagai pelopor 45 indonesia sekaligus puisi modern indonesia.

Bapak Chairil Anwar ini dilahirkan di medan sebelum dipindah ke batavia yang sekarang di kenal dengan kota jakarta dengan ibunya di tahun 1942.Kemudian beliau mulai menulis puisi dengan berbagai tema dan menngeluti dunia sastra.

Lalu kemudian beliau mempublikasikan puisi pertamanya di tahun 1942.Puisi yang ia buat menyangkut hal-hal seperti embrontakan,individualisme,eksistensialisme dan masih banyak lagi.
Alasan Blog Tampil Lambat Di Tinggal Pengunjung
Beliau mulai terkenal setelah karya puisinya yang berjudul nisan di tahun 1942 dan pada waktu itu beliau masih berusia 20 tahun.Hampir setiap puisi yang beliau tulis menuju pada kematian.

Akan tetapi sayangnya pada saat pengiriman puisi pertamanya dinilai terlalu individualisme yang tidak sesuai dengan semangat kemerdekaan pada saat itu.

Lalu kemudian saat beliau menjadi penyair ia kemudian jatuh cinta dengan sri ayati sayangnya hingga akhir hayatnya beliau tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya kepada sri ayati.

Lalu kemudian puisi Chairil Anwar beredar keras di atas kertas murah pada saat masa kependudukan jepang dan tidak diterbitkan hingga tahun 1945.

Lalu beliau memutuskan untuk menikah dengan hapsah wiraredja di tanggal 6 agustus 1946.Beliau di karuniai anak yang dinamai evawani alissa.Tapi sayangnya hubungan rumah tangga mereka berantakan dan bercerai pada akhir tahun 1948.

Vitalitas beliau tidak pernah di imbangi dengan kondisi fisiknya,sebelum menginjak usia sekitar 27 tahun sejumlah penyakit telah menimpanya.

Beliau meninggal dirumah sakit CBZ yang sekaran dikenal dengan rumah sakit cipto mangun kusumo di jakarta.Sebab kematiannya tidak jelas namun ada dugaan beliau meninggal karena penyakit TBC yang menimpanya.

Lalu kemudian beliau di makamkan di taman pemakaman umum karet bivak di jakarta.Beliau di rawat di rumah sakit dari tanggal 22-28 April 1949,menurut catatan pihak rumah sakit beliau terkena tifus.
Trik Jitu Agar Web Terindex Google
Akan tetapi sebenarnya beliau sudah lama menderita penyakit paru-paru dan penyakit infeksi yang menyebabkan dirinya semakin lemah.

Lalu kemudian timbulah penyakit usus yang membawa kematian pada dirinnya,menjelang akhir hayatnya beliau mengigau karena tinggi panas badannya,ia mengigau "Tuhanku"Tuhanku" lalu kemudian beliau meninggal pada pukul 3 sore 28 april 1949,lalu dikuburkan keesokan harinya.

Diangkut oleh para pemuda ari rumah sakit dan orang-orang banyak pada waktu itu,lalu kemudian makamnya di ziarahi oleh ribuan orang pengagum dari masa ke masa,periode ke periode.

Menurut ilmuan asal belanda sebenarnya beliau telah menyadari akan mati muda seperti yang di tuliskan dalam puisi dengan tema menyerah yang berjudul jang terampas dan jang terputus,selama Chairil anwar hidup beliau telah menuliskan sebanyak 94 karya dan 70 diantaranya adalah puisi.

Berikut adalah beberapa puisi karya chairil anwar yang berhasil saya kumpulkan

Derai-Derai Cemara
Cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan ditikap merapuh

dipukul angin yang terpendam
aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tau tetap ada yang tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah
---------------------------------------------------
Diponegoro
Dimasa pembangunan ini
tuan hidup kembali
dan bara kagum menjadi api
didepan sekali tuan menanti

Tak gentar,lawan banyaknya seratus kali
Pedang dikanan keris di kiri
berselempang semangat yang tak bisa mati
MAJU
ini barisan tak bergenderang berpalu
kepercayaan tanda menyerbu
sekali berarti

sudah itu mati
MAJU
bagimu negeri
menyediakan api
punah di atas menghamba
binasa di atas ditindas

sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
jika hidup harus merasai
Maju
Serbu
Serang
Terjang
---------------------------------------------------------
Aku
Kalau sampai waktuku
ku mau tak seorang kan merayu
tidak juga kau
tak perlu sedan itu
aku ini binatang jalang
dari kumpulannya yang terbuang

biar peluru menembus kulitku
aku tetap meradang menerjang
luka dan bisa kubawa berlari
berlari
hingga hilang pedih peri
dan aku akan lebih tidak perduli
aku mau hidup seribu tahun lagi
------------------------------------------------------------
Cintaku Jauh Dipulau
Cintaku jauh dipulau
gadis manis sekarang iseng sendiri
perahu melancar bulan memancar
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar

angin membantu,laut terang,tapi terasa
aku tidak kan sampai padanya
di air yang tenang,di angin mendayu
di perasaan penghabisan segala melaju
ajal bertakhta sambil berkata :
tunjukan perahu kepangkuanku saja

amboi! jalan sudah bertahun kutempuh !
perahu yang bersama,kan merapuh !
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku ?!
manisku jauh di pulau
kalau ku "mati" dia mati "iseng sendiri.
---------------------------------------------------------
Do'a
Kepada pemeluk teguh
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namamu
biar susah sungguh
mengingat kau penuh seluruh

cahyaMu panas suci
tinggal berkedip lilin dikelam sunyi
Tuhanku
aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku
aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
dipintumu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
------------------------------------------------------
Hampa
kepada sari
Sepi di luar sepi menekan mendesak
lurus kaku pepohonan tak bergerak
sampai kepuncak.sepi memangut,
tak satu kuasa melepas renggut

segala mennti.menanti menanti
sepi
tambah ini menanti menjadi mencekik
memberat-mencekung punda
sampai binasa segala.belum apa-apa
udara bertuba.setan bertempik
ini sepi terus ada dan menanti
-----------------------------------------------------------
Krawang-bekasi
Kami yang kini terbaring di antara krawang-bekasi
tidak bisa berteriak "merdeka" dan angkat senjata lagi
tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
terbayang kami maju dan mendegap hati?
kami bicara padamu dalam hening di malam sepi

jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
kami mati muda.yang tinggal tulang diliputi debu
kenang,kenanglah kami
kami sudah coba apa yang kami bisa
tapi kerja belum selesai,belum bisa memperhitungkan arti empat sampai lima ribu nyawa
kami cuma tulang-tulang berserakan
tapi adalah kepunyaanmu

kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan,kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
kami tidak tahu,kami tidak bisa berkata
kaulah sekarang yang berkata

kami bicara padamu dalam hening dimalam sepi
jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
kenang-kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diselimuti debu
beribu kami terbaring diantara krawang-bekasi
-------------------------------------------------------------
Malam
Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
Thermopylae?

jagal tidak dikenal ?
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang
----------------------------------------------------------------
Malam Di Pegunungan
Aku berpikir bulan inikah yang membikin dingin
jadi pucat rumah dan kaku pepohonan?
sekali ini aku terlalu sangat dapat menjawab kepingin
eh,ada bocah cilik mainan kejaran dengan bayangan
-----------------------------------------------------------------
Penerimaan
Kalau kau mau kuterima kau kembali
dengan sepenuh hati
aku masih tetap sendiri
kutahu kau bukan yang dulu lagi

bak kembang sari sudah terbagi
jangan tunduk ! tentang aku dengan berani
kalau kau mau kuterima kembali
untukku sendiri tapi
sedang dengan cermin aku enggan berbagi
------------------------------------------------------------------
Persetujuan Dengan Bung Karno
Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang dengan apimu di garami lautmu
dari mulai 17 agustus 1945

aku melangkah kedepan berada rapat disisimu
aku sekarang api aku sekarang laut
Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
di uratmu di uratku kapal kapal kita bertolak & berlabuh
-----------------------------------------------------------------------
Prajurit jaga malam
Waktu jalan.aku tidak tahu apa nasib waktu?
pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras
bermata tajam
mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnnya
kepastian

ada disisiku selama menjaga daerah mati ini
aku suka pada mereka yang berani hidup
aku suka pada mereka yang masuk menempu malam
malam berwangi mimpi,terlucut debu....
waktu jalan aku tidak tahu apa nasib waktu!
-------------------------------------------------------------
Sejak Putih
Bersandar pada tari warna pelangi
kau depanku bertudung sutra senja
di hitam matamu kembang mawar dan melati
harum rambutmu mengalun bergelut senda

sepi menyanyi malam dalam mendo'a tiba
meriak muka muka air kolam jiwa
dan dalam dadaku memerdu lagu
menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku,pintu terbuka
selama matamu bagiku menengadah
selama kau darah mengalir dari luka
antara kita mati datang tak membelah...
-------------------------------------------------------
Senja Di Pelabuhan Kecil
ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang rumah tua pada cerita
tiang serta temali kapal perahu tiada berlaut

menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
gerimis mempercepat kelam ada juga kelepak elang
menyinggung muram desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan.Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak

tiada lagi aku sendiri .berjalan
menyisir semenanjung masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat,sedu penghabisan bisa terdekap
------------------------------------------------------------------
Yang terampas dan yang terputus
Kelam dann angin lalu mempersiang diriku
menggigir juga ruang dimana dia yang kuingin
malam tambah merasuk rimba jadi semati tugu

di karet-karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin
aku berbenah dalam kamar,dalam diriku jika kau datang
dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu
tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang
tubuhku diam dan sendiri,cerita dan peristiwa berlaku beku
-----------------------------------------------------------------------------------
Lagu Siul
Laron pada mati
terbakar di sumbu lampu
aku juga menemu

ajal di cerlang cahya matamu
heran! ini badan yang selama terjaga
-------------------------------------------------------------------------------
Tak Sepadan
Aku kira
beginilah nanti jadinya
kau kawin dan beranak dan berbahagia
sedang aku mengembara serupa ahasveros
dikutuk sumpahi eros

aku merangkaki dinding buta
tak saru juga pintu terbuka
jadi baik juga kita padami
unggunan api ini
karena kau tidak kan apa-apa

aku terpanggang tinggal rangga
habis hangus api dimatamu
ku kayak tidak tau saja
cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar
-------------------------------------------------------
Tuti Artic
Antara bahagia sekarang dan juga nanti jurang ternganga
adikku yang lagi keenakan menjilat es artic
sore ini kau cintaku kuhiasi kau dengan susu + coca cola
istriku dalam latian,kita hentikan jam berdetik

kau pintar bennar bercium ada goresan tinggal terasa
ketika kita bersepeda kuantar kau pulang
panas darahmu sungguh lekas kau jadi dara
mimpi tua bangka kelangit lagi menjulang
pilihanmu saban hari menjemput,saban kali bertukar

besok kita berselisih jalan,tidak kenal tahu
sorga hanya permainan sebentar
aku juga seperti kau,semua lekas berlalu
aku dan tuti +gret+amoi... hati terlantar
------------------------------------------------------------



Demikianlah artikel yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya mohon maaf.Dilarang keras mengkopi-paste dalam bentuk dan alasan apapun.Selalu kunjungi blog isianseo.com untuk mendapatkan update terbaru seputar dunia pendidikan,blogging dan lain-lain.

Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk pendidikan dan kepentingan umum.Terima kasih telah berkunjung "jangan bagikan artikel ini dan juga berikan komentar yang bersifat membangun" Admin Isianseo

Kumpulan Puisi Chairil Anwar Terbaik Dan Terpopuler Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Adila Putri

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik dan jangan meletakan link dalam bentuk apapun,karena akan percuma otomatis akan masuk ke spam.Terima Kasih